pro_banner01

berita

Penyebab Kerusakan Motor Derek yang Terbakar

Berikut beberapa penyebab umum mesin terbakar:

1. Kelebihan Beban

Jika beban yang ditanggung oleh motor derek melebihi beban nominalnya, maka akan terjadi kelebihan beban. Hal ini menyebabkan peningkatan beban dan suhu motor. Pada akhirnya, hal itu dapat menyebabkan motor terbakar.

2. Korsleting pada kumparan motor

Korsleting pada kumparan internal motor merupakan salah satu penyebab umum terbakarnya motor. Perawatan dan inspeksi rutin sangat diperlukan.

3. Operasi tidak stabil

Jika motor tidak berjalan lancar selama pengoperasian, hal itu dapat menyebabkan panas berlebih dihasilkan di dalam motor, sehingga mengakibatkan kerusakan dan terbakar.

4. Pemasangan kabel yang buruk

Jika kabel internal motor longgar atau terjadi korsleting, hal itu juga dapat menyebabkan motor terbakar.

5. Penuaan motorik

Seiring bertambahnya waktu penggunaan, beberapa komponen di dalam motor mungkin mengalami penuaan. Hal ini menyebabkan penurunan efisiensi kerja dan bahkan terbakar.

troli pengangkat
derek balok tunggal dengan kerekan tali kawat

6. Kurangnya fase

Hilangnya fasa merupakan penyebab umum terbakarnya motor. Kemungkinan penyebabnya meliputi erosi kontak pada kontaktor, ukuran sekering yang tidak memadai, kontak catu daya yang buruk, dan kontak saluran masuk motor yang buruk.

7. Penggunaan gigi rendah yang tidak tepat

Penggunaan jangka panjang roda gigi berkecepatan rendah dapat mengakibatkan kecepatan motor dan kipas yang rendah, kondisi pembuangan panas yang buruk, dan peningkatan suhu yang tinggi.

8. Pengaturan pembatas kapasitas angkat yang tidak tepat

Kegagalan untuk mengatur pembatas berat dengan benar atau sengaja tidak menggunakannya dapat mengakibatkan kelebihan beban terus-menerus pada motor.

9. Cacat pada desain rangkaian listrik

Penggunaan kabel yang rusak atau rangkaian listrik dengan penuaan atau kontak yang buruk dapat menyebabkan korsleting motor, panas berlebih, dan kerusakan.

10. Ketidakseimbangan tegangan atau arus tiga fasa

Pengoperasian motor tanpa fasa atau ketidakseimbangan antara ketiga fasa juga dapat menyebabkan panas berlebih dan kerusakan.

Untuk mencegah kerusakan motor akibat panas berlebih, perawatan dan pemeriksaan motor secara berkala harus dilakukan untuk memastikan motor tidak kelebihan beban dan menjaga kondisi rangkaian listrik tetap baik. Dan pasang perangkat pelindung seperti pelindung kehilangan fasa bila diperlukan.


Waktu posting: 29-Sep-2024